Jumat, 25 September 2015

Bagaimana Oli berpengaruh Pada Konsumsi Bahan Bakar Mobil

Ternyata oli memiliki pengaruh pada konsumsi bahan bakar, meskipun pengaruh yang dihasilkan secara tidak langsung. Dengan begitu, mesin akan bekerja secara optimal, sehingga menghasilkan tenaga yang maksimal. Tidak hanya itu, ternyata oli yang memiliki kualitas kurang baik dapat menyebabkan pengendapan di ruang mesin. Efeknya, kerja mesin akan menjadi berat, dan sangat berpengaruh pada konsumsi bbm yang dibutuhkan.
Memilih Oli Mesin Buat Mobil dan Motor Anda.
Sejauh mana anda mengenal pelumas / oli yang sering anda pakai untuk ganti oli setiap 2-3 bulan atau bahkan tiap bulan pada kendaraan anda?


FUNGSI OLI
Pada umumnya kita beranggapan bahwa fungsi utama oli hanyalah sebagai pelumas mesin. Selain itu Oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang mencapai 1000-1600 derajat Celcius ke bagian lain mesin yang lebih dingin.
Dengan tingkat kekentalan yang disesuaikan dengan kapasitas volume maupun kebutuhan mesin. 


MEMILIH OLI
Semakin banyaknya pilihan oli saat ini, tentunya akan membuat kita sedikit bingung, karena semua produsen oli pasti mengatakan oli mereka yang paling bagus. 


PERHATIKAN PERUNTUKAN DAN KUALITAS PELUMAS
Kategori API Service untuk pelumas kendaraan bermesin diesel
dan sebelumnya (aman untuk semua Mobil). Pelumas berkategori SM dirancang untuk memberikan kontrol endapan temperatur tinggi yang lebih baik dan dirancang untuk penggunaan pelumas yang lebih irit. - SL = untuk mesin kendaraan tahun 2004 dan sebelumnya

  • - SJ = untuk mesin kendaraan tahun 2001 dan sebelumnya
  • - SH = untuk mesin kendaraan tahun 1996 dan sebelumnya
  • - SG = untuk mesin kendaraan tahun 1993 dan sebelumnya
  • - SF = untuk mesin kendaraan tahun 1988 dan sebelumnya
  • - SE = untuk mesin kendaraan tahun 1979 dan sebelumnya
  • - SD = untuk mesin kendaraan tahun 1971 dan sebelumnya
  • - SC = untuk mesin kendaraan tahun 1967 dan sebelumnya

API SERVICE PELUMAS MESIN MOBIL DIESEL
  • - CH-4 = Diperkenalkan pada tahun 1998, untuk mesin 4T,
  • - CG-4 = Diperkenalkan pada tahun 1995, untuk mesin 4T, beban
  • Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, dan CF-4
  • - CF-4 = Diperkenalkan pada tahun 1990, untuk mesin 4T kecepatan
  • Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, dan CE
  • - CE = Diperkenalkan pada tahun 1987, untuk mesin 4T, kecepatan
  • Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CC, dan CD
  • - CD-II = Diperkenalkan pada tahun 1987 untuk mesin 2T
  • Untuk mesin turbocharger
  • - CC = untuk mesin yang diperkenalkan pada tahun 1961
Pada sebagian besar oli mobil biasanya API Servicenya ada dua. 

PILIH KEKENTALAN PELUMAS YANG TEPAT
Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut.
SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Ada 3 Oli, 1 multigrade, 2 monograde

  • Oli 1 SAE 15 (encer)
  • Oli 2 SAE 50 (kental)
  • Oli 3 SAE 15W50 (multigrade)
  • Oli 1 (SAE 15) akan lebih kental karena dingin
  • Oli 3 (SAE15W50) kekentalannya akan sama dengan Oli 1 (SAE15)
  • Oli 2 (SAE 50) menjadi lebih encer
  • Oli 3 (SAE 15W50) kekentalannya sama dengan Oli 2 (SAE 50)

Artikel yang bermanfaat untuk kendaraan :
Penghemat bbm
Efisiensi mesin Diesel-Bensin